fbpx

Pasare Becik, Rejekine Apik

Solo – Pasar tradisional yang bersih, tertib dan dikelola dengan baik akan mendatangkan pemasukan yang banyak dan berkah bagi para pedagang. Inilah yang diyakini Eva Yuliana, Staf Khusus Mentri Perdagangan sekaligus Caleg DPR RI Dapil Jateng V dari partai Nasdem.

Diwilayah Soloraya, caleg dengan nomor urut satu itu memang dikenal memiliki keperdulian dengan masyarakat pasar, pedagang kecil dan UMKM. Tidak terbatas dalam bentuk “omongan”, namun juga terwujud dalam tindakan dan gerakan.

Masih segar dalam ingatan warga Solo saat musibah menghampiri pasar klewer, sebuah pusat perbelanjaan tradisional yang menjadi urat nadi perekonomian warga Solo itu tiba-tiba terbakar. Puluhan kios beserta isinya hilang, banyak keluarga pedagang yang berduka.

Saat mendengar berita ini, Eva yang memang asli dari Solo merasa sangat bersedih. Dalam waktu yang sesingkat ia meluncur menuju lokasi kebakaran. Ia berada dilokasi tersebut sampai api benar-benar padam.

Selain menunggu api padam, ia juga melakukan beberapa upaya untuk menghibur dan meringankan beban para pedagang. Mulai dari membantu evakuasi hingga mendatangkan 10.000 tenda bantuan darurat yang dapat digunakan sebagai lapak sementara.

Tenda berwarna biru yang sampai saat ini masih bisa kita lihat di pasar klewer itu hanya salah satu contoh terdekat kita. Selain pasar klewer Eva juga membantu ratusan pasar di Indonesia agar menjadi semakin baik.

“Saya percaya, pasare apik rejekine becik,” kata dia dalam banyak kesempatan pembangunan pasar tradisional.

Seperti kita ketahui, pemerintahan Jokowi ini telah banyak merevitalisasi pasar rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang. Ini dilakukan melalui peningkatan omzet, memudahkan akses transaksi jual beli dengan nyaman, serta mendukung kelancaran logistik dan distribusi. Revitalisasi pasar tradisional itu mengacu pada ketentuan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) 8152:2015.

Sebagai orang nomor dua di kementrian perdagangan, Eva adalah sosok yang bersentuhan langsung dengan pasar-pasar itu. Ia mendukung penuh program ini untuk peningkatan kesejahteraan warga Indonesia secara komprehensif.

Eva Yuliana yakin dengan revitalisasi pasar rakyat ada beberapa keuntungan yang didapat. Pertama, bisa memberikan pelayanan kepada konsumen yang lebih layak dan nyaman dalam berbelanja. Penjual juga lebih nyaman dalam menjual dagangannya.

Oleh karena itu, Eva berjanji akan terus mendorong dan meningkatkan jumlah revitalisasi pasar di Indonesia, jika konstituen mendukungnya sebagai anggota Dewan.

“Jadi tidak hanya fisiknya, tetapi bagaimana mengajarkan pengetahuan pengelolaan pasar. Setelah manajemen direvitalisasi maka yang diharapkan adalah memperpendek mata rantai antara produsen dan penjual,” katanya.

Sehingga, kata dia, ketika mata rantai diperpendek, maka diharapkan ketika harga sembako lebih stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

“Pasar penting karena tidak hanya orang itu menjual dan membeli, tetapi di pasar itulah tempat orang bertemu di setiap harinya. Pasar bisa menjadi agen dari semua bidang, tidak hanya ekonomi saja tetapi budaya, dan lain sebagainya,” tuturnya. (*)

Beri Dukungan!

Ikuti Eva Yuliana di Sosial Media